A Little Thing called Happiness
Aku tidak pernah menyangka akan bertemu orang seperti kamu.
Wanita yang rela terlihat konyol agar aku tetap tertawa.
Wanita yang sudi membagi waktunya untuk memperhatikan orang lain.
Wanita yang tidak pernah pelit untuk membagi senyumnya.
Kamu tahu?
Senyummu itu adalah penyemangat hari-hariku.
Senyummu membawa candu yang tak ingin kucari penawarnya.
Bahagiaku, saat menyadari kalau senyum itu selalu ada untukku.
Aku bahagia saat bisa menghabiskan hariku bersamamu.
Menikmati waktu dalam belaian angin yang lembut.
Menatap langit sore yang congkak dengan warna emasnya.
Menikmati saat terbaring dalam pangkuanmu lalu
Membicarakan tentang masa depan.
Masa depanmu dengan aku dan beberapa malaikat kecil yang di titipkan Tuhan untuk kita.
Tak ada yang perlu aku khawatirkan di dunia ini bila ada kamu sebagai penguatku.
Alasanku untuk tetap berjuang demi bahagia yang kita impikan.
Berjanjilah untuk tidak pergi.
Bertahanlah untuk merasakan bahagia ini bersamaku.
Tangan ini... Iya! Tangan ini akan selalu ada untuk menggenggammu dengan hangat.
Agar kamu tahu bagaimana aku tidak ingin kehilangan bahagiaku.
Tuhan telah mempertemukanku denganmu.
Bagiku, sudah tak ada lagi alasan terus melangkah untuk mencari kebahagiaan lain.
Karena bahagiaku, ada di kamu.
Wanita yang rela terlihat konyol agar aku tetap tertawa.
Wanita yang sudi membagi waktunya untuk memperhatikan orang lain.
Wanita yang tidak pernah pelit untuk membagi senyumnya.
Kamu tahu?
Senyummu itu adalah penyemangat hari-hariku.
Senyummu membawa candu yang tak ingin kucari penawarnya.
Bahagiaku, saat menyadari kalau senyum itu selalu ada untukku.
Aku bahagia saat bisa menghabiskan hariku bersamamu.
Menikmati waktu dalam belaian angin yang lembut.
Menatap langit sore yang congkak dengan warna emasnya.
Menikmati saat terbaring dalam pangkuanmu lalu
Membicarakan tentang masa depan.
Masa depanmu dengan aku dan beberapa malaikat kecil yang di titipkan Tuhan untuk kita.
Tak ada yang perlu aku khawatirkan di dunia ini bila ada kamu sebagai penguatku.
Alasanku untuk tetap berjuang demi bahagia yang kita impikan.
Berjanjilah untuk tidak pergi.
Bertahanlah untuk merasakan bahagia ini bersamaku.
Tangan ini... Iya! Tangan ini akan selalu ada untuk menggenggammu dengan hangat.
Agar kamu tahu bagaimana aku tidak ingin kehilangan bahagiaku.
Tuhan telah mempertemukanku denganmu.
Bagiku, sudah tak ada lagi alasan terus melangkah untuk mencari kebahagiaan lain.
Karena bahagiaku, ada di kamu.
Komentar
Posting Komentar