Ini Tidak Mudah
Kita sama sama tahu bahwa ini tidak akan mudah untuk dilewati.
Kita sama sama tahu bahwa banyak dinding yang harus dilalui.
Jalan yang kita hadapi masih abu-abu berbalut kabut angan.
Mungkin saja diujung sana ada bahagia yang kita dambakan.
Atau mungkin diujung sana ada bahagia lain yang disuguhkan.
Ini bukan tentang seberapa cepat kamu berlari, melainkan
seberapa jelas langkahmu menapaki.
Ini bukan tentang seberapa inginmu selalu berdua, melainkan
seberapa nyaman disaat bersama.
Kamu tidak akan melihat bahagia sebagai buah dari ketidak
sabaran.
Mercusuar diatas sana menunjukkan jalan, namun banyak perahu
karam yang tergesa dalam menentukan tujuan.
Badai ditengah gelapnya samudra menggoda pelaut tergesa
untuk menyeberangi lautan tanpa memberikan waktu untuk menunggu dalam kepastian.
Dan ombak yang siap mengombang-ambingkanmu dalam pilihan-pilihan
tak menentu tanpa ada secuil belas kasihan.
Bagiku, menikmati proses adalah yang utama.
Bagaimana kita saling memahami saat ego tak mau lagi
mengerti.
Bagaimana kita saling peduli saat emosi membumbung tinggi.
Sering kali kita takut menitihkan air mata karena anggapan terlalu
lemah, terlalu rapuh, dan terlalu sakit.
Namun bukan itu yang diajarkan air mata dalam menjalani
cinta.
Ia mengajarkan bagaimana sakit dalam syukur bahwa masih ada
aku yang mengusapnya dari pelupuk matamu.
Ia mengajarkan berdiri setelah kamu jatuh tersungkur dan
masih ada aku yang mengulurkan kedua tangan untuk menguatkanmu
Seperti hujan tanpa reda namun ada kasih ditiap rintiknya.
Seperti dingin malam yang menusuk namun ada tawa dan canda sebagai penghangatnya.
Seperti temaram yang berlalu untuk kita rindukan tanpa jeda.
Kita hanya perlu waktu untuk menjadikannya bahagia.
Dan jika nanti kita melangkah dengan tertatih,
Namun masih saling menguatkan saat kaki sudah jera untuk melangkah,
Ingatlah, semua ini karena aku mencintaimu sampai sebegininya.




Komentar
Posting Komentar