Tidak Ada Rasa

Musim yang berlalu kini hadir di pelupuk hati.
Menorehkan dinginnya dengan cakar-cakar belati.
Membuat rasa yang sudah kembali meruak ingin kembali.

sakit ... perih ... dan merintih..

Akankah itu mengusik batinmu yang tak pernah ku raih?

Layaknya seorang priyayi yang melihat cermin dengan tatapan kosong.
Sungguh, bukan parasnya yang ia cari.
Karena cermin bukan melulu soal wajah berseri.
Melainkan hasratmu yang ada di dalam diri.
Dan hasratku masih sama tak akan terganti.
Memilikimu dengan segala kemustahilan yang menyelimuti.

Kamu yang selalu menari-nari dalam benak imajiku.
Kamu adalah bayang semu yang tak akan berlalu.

Lelah... pasrah... namun tak pernah menyerah..

Semua fase itu telah aku lampaui.
Hingga aku lupa bagaimana rasa sakit di hati.
Terasa sama..
Tidak ada rasa..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Behind the story cover from Keset Kusut

Hiburan Bagi Kamu Yang Dirundung Galau

Ikhlas